• Sabtu, 25 Juni 2022

Warga Pati, H Utomo Sambut Baik AKBP ST Diputus Bersalah Melanggar Kode Etik

- Jumat, 7 Januari 2022 | 09:38 WIB
Warga asal Pati H. Utomo (kiri) didampingi kuasa hukum Nikkri Ardiansyah usai mengikuti putusan sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian terhadap AKBP ST  di Mapolda Jateng Semarang, Kamis 6 Desember 2022. (foto istimewa)
Warga asal Pati H. Utomo (kiri) didampingi kuasa hukum Nikkri Ardiansyah usai mengikuti putusan sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian terhadap AKBP ST di Mapolda Jateng Semarang, Kamis 6 Desember 2022. (foto istimewa)

SEMARANG, KABARKU.NET - Warga asal Pati, H Utomo menyambutkan baik putusan sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian yang menjatuhkan hukuman bersalah kepada AKBP ST.

“Putusan terhadap AKBP ST sudah adil, sesuai harapan saya. Terima kasih kepada Bapak Kapolda Jateng (Irjen Pol Ahmad Luthfi) telah memfasilitasi Sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian,” katanya kepada wartawan usia menghadiri Sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian dengan agenda putusan terhadap AKBP ST, di Mapolda Jateng, Semarang, Kamis (6/1).

H Utomo melaporkan AKBP ST yang saat ini menjabat Kabagwasidik Ditreskrimum Polda Jateng ke Bidang Propam Polda Jateng karena telah menetapkan dirinya sebagai tersangka.

Baca Juga: Sirah Nabawiyah : Saat Nabi Muhammad Tak Sebut Insya Allah, Hingga Wahyu Tak Kunjung Turun

AKBP ST yang memimpin gelar perkara memutuskan H. Utomo menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen kepemilikan Kapal Gross tonnage (GT) pada tanggal 12 September 2019.

Padahal penyidik Polres Pati sudah menyatakan H Utomo tidak ada unsur pidana dalam kasus tersebut.

Dalam penyelidikan akhirnya tuduhan terhadap H Utomo terkait pemalsuan dokumen dinyatakan penyidik tidak memenuhi syarat hingga keluar keputusan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) pada Maret 2021.

“Kasus saya tentang pemalsuan dokumen sudah selesai, SP3. Saya kecewa dengan AKBP ST,” ujar H. Utomo.  

Kuasa Hukum H. Utomo, Nikkri Adriansyah menambahkan, Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian memutuskan AKBP ST melanggar Kode Etik Profesi yang diatur dalam Pasal 7 ayat (1) huruf c Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Halaman:

Editor: Moh Fahmi Ins

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Eko Indra ‘Master Mesin’ Warga Semarang

Jumat, 17 Juni 2022 | 17:38 WIB
X