• Senin, 3 Oktober 2022

BP4 Jateng Gandeng BKKBN Cegah Maraknya Perkawinan Anak di Bawah Umur

- Jumat, 26 November 2021 | 10:28 WIB
Ketua BP4 Jateng, Nur Khoirin (dua dari kiri) Gandeng BKKBN Cegah Maraknya Perkawinan Anak di Bawah Umur.. ((Kabarku.net/dok. BP4 Jateng))
Ketua BP4 Jateng, Nur Khoirin (dua dari kiri) Gandeng BKKBN Cegah Maraknya Perkawinan Anak di Bawah Umur.. ((Kabarku.net/dok. BP4 Jateng))

SEMARANG, KABARKU.NET - Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Jawa Tengah (Jateng) menggandeng BKKBN Jateng untuk mencegah maraknya perkawinan anak.

Praktik perkawinan anak di Jawa Tengah (Jateng) masih tinggi. Pada 2020 tercatat sebanyak 12.972 kasus nikah anak di bawah umur. Angka ini meningkat dibandingkan atas 2019 sebanyak 3.865 kasus.

Ketua BP4 Jateng, Dr. Nur Khoirin YD MAg menyatakan, agar hamil dahulu sebagai alasan memudahkan dispensasi nikah anak di bawah umur perlu ditinjau ulang karena lebih besar madlaratnya.

Baca Juga: SIRAH NABAWIYAH : Celakalah Kedua Tangan Abu Lahab, Si Penentang Dakwah Nabi Muhammad

“Dispensasi nikah anak di bawah umur maslahatnya untuk melindungi anak yang ada dalam kandungan agar menjadi anak sah, tetapi madlaratnya juga banyak,” katanya saat melakukan pertemuan dengan Kepala Perwakilan BKKBN Jateng, Widwiono di kantor BKKBN di Jalan Pemuda Semarang, Kamis 25 Nopember 2021.

Menurut Nur Khoirin, mudlaratnya antara lain tidak memberi efek jera bagi pezina, toh kalau hamil nanti juga dinikahkan.

Menikah anak di bawah umur, dalam usia dini, meskipun dengan dispensasi, tetapi beresiko, resiko ketidaksiapan dan ketidakmatangan.

“Serta resiko anak yang dilahirkan cacat dan terlantar, serta perkawinannya bubar,” ujarnya.

Dia menambahkan, meningkatnya kasus menikah anak di bawah umur adalah dampak dari diberlakukannya Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan terhadap Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Halaman:

Editor: Moh Fahmi Ins

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebakaran Landa Rumah Warga Tambakrejo Semarang

Senin, 3 Oktober 2022 | 15:28 WIB
X