• Kamis, 26 Mei 2022

Wagub Jateng Dukung Unissula dalam Penguatan Ekonomi Syariah di Ponpes

- Rabu, 5 Januari 2022 | 19:46 WIB
 Rektor Unissula (dua dari kanan) menunjukkan MoU dengan PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia dan Ponpes Darul Ulum Jombang Jatim. (Foto: istimewa)
Rektor Unissula (dua dari kanan) menunjukkan MoU dengan PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia dan Ponpes Darul Ulum Jombang Jatim. (Foto: istimewa)

SEMARANG, KABARKU.NET- Pusat Studi Ekonomi Syariah Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menggelar workshop bertajuk Kajian keuangan mikro syariah dan penguatan potensi ekonomi pesantren di Jawa Tengah, Rabu, 5 Januari 2022.  

Hadir sebagai keynote speaker Wakil Gubernur Jateng (Wagub Jateng)  Taj Yasin Maimoen. Wagub mengatakan, penguatan ekonomi syariah mendorong perekonomian di Tanah Air.

Termasuk di dalamnya, bagaimana Unissula yang menggandeng sejumlah pondok pesantren (Ponpes) untuk menguatkan perekonomian syariah tersebut.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi dan Resmikan Renovasi SDN 3 Nglinduk Kabupaten Grobogan

Penguatan ini agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah dan ekonomi pondok pesantren.

‘’Hampir dua tahun ini, kita dihadapkan situasi Covid-19, yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi yang berdampak pada semua lini,’’ jelasnya.

Kita tahu, sebelum pandemi pertumbuhan ekonomi di Jateng tumbuh 5,41 persen, akan tetapi tahun 2020, menurun dan mengalami kontraksi minus 2,61 persen. Alhamdulillah di tahun 2021, bisa tumbuh  dan di triwulan ketiga, pertumbuhannya 2,60 persen. Maka, perlu sinergitas di berbagai sektor untuk pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Awal Januari, Trans Jateng Layani Pembayaran Nontunai di Enam Koridor

Sesuai dengan pertumbuhan perekenomian syariah yang diamanatkan oleh negara, pondok pesantren menjadi potensi besar dalam pengembengen ekonomi.

Halaman:

Editor: S. Khajarwati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sombong, Iri, dan Serakah Sumber Dosa Manusia

Senin, 9 Mei 2022 | 08:14 WIB

Kemenag Masih Kekurangan 192.009 Guru Madrasah

Jumat, 8 April 2022 | 11:00 WIB
X