• Senin, 5 Desember 2022

Kerusuhan Sepak Bola, PSSI Turunkan Tim Investigasi Kasus Kanjuruhan Malang Sebabkan 127 Penonton Tewas

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:13 WIB
Kerusuhan Sepak Bola, PSSI Akan Turunkan Tim Investigasi Kasus Kanjuran Malang Sebabkan 127 Penonton Tewas (Intagram @jurnalwarga)
Kerusuhan Sepak Bola, PSSI Akan Turunkan Tim Investigasi Kasus Kanjuran Malang Sebabkan 127 Penonton Tewas (Intagram @jurnalwarga)

 

JAKARTA, KABARKU.NET - PSSI segera menurunkan tim untuk melakukan investigasi terkait kerusuhan di dalam Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu 1 Oktober malam.

Laga derby lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 yang  dimenangkan Persebaya dengan skor 3-2 berakhir rusuh. Diperkirakan sebanyak 127 penonton yang kebanyakan penudukung Arema FC tewas.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi menyatakan masih menunggu laporan resmi dari pengawas pertandingan dan tentu laporan dari Kepolisian.

Baca Juga: Atasi Kemacetan Lalu Lintas Jateng Telah Bangun 8 Fly Over, Berikut Datanya

“Namun, dari tayangan video di media sosial yang sudah tersebar di mana-mana terlihat ada kerusuhan setelah wasit meniup peluit panjang. Sekali lagi kami masih menunggu laporan apakah ada korban atau tidak,” katanya dilansir dari pssi.org, Minggu 2 Oktober 2022.

Yunus memastikan panitia pertandingan akan mendapat sanksi keras jika kerusuhan itu terbukti di dalam lapangan. Selain sanksi denda juga tidak bisa menjadi tuan rumah dalam beberapa laga.

PSSI sangat mengecam kerusuhan ini. Namun, sekali lagi kami belum bisa menyimpulkan apa-apa. Tetapi, sanksi keras akan menimpa Arema jika semuanya terbukti. Tim investigasi PSSI akan segera bertolak ke Malang,’’ imbuh Yunus.

Seperti diketahui, kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya menewaskan 127 orang.

Baca Juga: Bawaslu Kota Semarang Ajak Masyarakat Menjadi Pemantau Pemilu 2024

Halaman:

Editor: Moh Fahmi Ins

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X