Jateng Dapat Jatah Kuota Haji 2023 Sebanyak 30.377 Jemaah, Berikut Daftarnya

- Senin, 27 Februari 2023 | 11:27 WIB
Jateng Dapat Jatah Kuota Haji 2023 Sebanyak 30.377 Jemaah, Berikut Daftarnya (Istimewa)
Jateng Dapat Jatah Kuota Haji 2023 Sebanyak 30.377 Jemaah, Berikut Daftarnya (Istimewa)

JAKARTA, KABARKU.NET - Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mendapatkan jatah kuota haji tahun 1444 H/2023 dari Kementerian Agama (Kemenag) sebanyak 30.377 orang jemaah haji.

Kuota haji Jateng tercatat terbanyak ketiga di Indonesia setelah Jawa Barat yang mendapatkan jatah kuota sebanyak 38.723 jemaah dan Jawa Timur sebanyak 35.152 jemaah

Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang tertuang dalam Keputusan Menteri Agama KMA No 189 tahun 2023 tentang Kuota Haji Indonesia tahun 1444 H/2023 M. 

Baca Juga: Ulama Besar dan Mantan Ketua Umum MUI, KH Ali Yafie Wafat

Dilansir dari kemenag.go.id, berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) tertanggal 13 Februari 2023 ditetapkan bahwa kuota haji Indonesia tahun 1444 H/2023  berjumlah 221.000, terdiri atas 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

“KMA ini akan jadi pedoman seluruh jajaran Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji Khusus dalam melakukan finalisasi penyediaan layanan jemaah haji Indonesia,” kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta, Kamis 23 Februari 2023.

Dalam KMA ini dijelaskan kuota haji reguler terdiri atas 190.897 kuota jemaah haji reguler tahun berjalan, 10.166 kuota prioritas lanjut usia, 685 kuota pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, dan 1.572 kuota petugas haji daerah.  Kuota Petugas Haji Daerah ditetapkan paling banyak tiga orang untuk satu kelompok terbang

“Bagi provinsi yang menetapkan dan membagi kuota haji ke dalam kuota kabupaten/kota, ditetapkan secara proporsionalitas berdasarkan proporsi jumlah penduduk muslim dan/atau daftar tunggu pada masing-masing kabupaten/kota,” jelas Menag.

Menang menambahan apabila sampai penutupan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) masih ada sisa kuota jemaah haji reguler, kuota prioritas lansia, kuota petugas pembimbing ibadah haji dari KBIHU, dan kuota Petugas Haji Daerah, maka sisa kuota tersebut digunakan untuk jemaah haji reguler nomor porsi berikutnya.

Baca Juga: Polresta Magelang Amankan 5 Penambang Pasir Liar di Lereng Gunung Merapi

Apabila masih terdapat sisa kuota haji provinsi pada akhir masa pelunasan BPIH, sisa kuota haji provinsi dapat diberikan kepada provinsi lain dengan mengutamakan provinsi dalam satu embarkasi.

Sementara untuk kuota haji khusus, kata Gus Men, terdiri atas 16.305 kuota jemaah haji khusus dan 1.375 kuota petugas haji khusus. Apabila sampai penutupan pelunasan masih terdapat sisa kuota jemaah haji khusus dan petugas haji khusus, maka kuota tersebut akan digunakan untuk jemaah haji khusus berdasarkan urutan nomor porsi berikutnya yang siap berangkat.

Jemaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M yang tidak masuk alokasi kuota dan/atau menunda keberangkatan pada tahun 1443 H/2022 M diprioritaskan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/2023 M sepanjang kuota haji tersedia,” sambungnya.

Baca Juga: Siswa SMP Muhammadiyah PK Solo Galang Dana Gempa Turki dan Banjir Solo Raya Kumpulkan Rp9,5 Juta

Halaman:

Editor: Moh Fahmi Ins

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wahyudi Terkesan Mudik Tahun Ini Serasa Indah

Jumat, 28 April 2023 | 14:50 WIB
X